Apa itu Web Service

Beberapa waktu akhir-akhir ini, web service menjadi semakin populer bagi para pengembang aplikasi. Teknologi web service merupakan salah satu cara setiap fungsi bisnis untuk berkomunikasi. Bukan seperti model client/server tradisional, seperti web server atau sistem laman web, Web service tidak menyediakan GUI untuk para pengguna. Web service hanya menyediakan business logic, proses, dan data dalam antarmuka pemrograman antar jaringan. Web services tidak memerlukan browser atau HTML. Sehingga berikutnya Web service dapat ditambahkan ke sebuah GUI (seperti laman web atau aplikasi desktop).

Web service dibangun di atas beberapa teknologi web seperti XML, SOAP, WSDL, dan UDDI.

  • XML (Ekstensible Markup Language) digunakan untuk sumber daya data yang memiliki interoperabilitas tinggi (dapat diakses dan didukung oleh berbagai aplikasi dan teknologi).
  • SOAP (Simple Object Access Protocol), protokol ringan untuk XML sehingga dapat digunakan untuk menganalisa informasi dari request dan response pada Web service sebelum dikirimkan melalui jaringan.
  • WSDL (Web Services Description Language), sebuah bahasa berbentuk XML yang digunakan untuk mendeskripsikan kemampuan dari Web service sebagai kumpulan dari komunikasi-komunikasi yang saling bertransaksi pesan.
  • UDDI (Universal Description, Discovery, and Integration), sebuah direktori yang didistribusikan secara web based sehingga dapat mendaftarkan diri ke Internet sehingga dapat dijelajahi.

Singkatnya, XML untuk layanan data, SOAP untuk men-transfer data, WSDL untuk menggambarkan services yang tersedia, dan UDDI untuk mendaftar services apa saja yang tersedia.

Teknologi Web service memungkinkan sebuah aplikasi menjadi sangat kecil ukurannya, karena kebanyakan datanya disimpan di web service sehingga tidak perlu disimpan secara lokal. Web service ini juga memudahkan untuk memperbaharui data dalam aplikasi karena perubahan hanya tinggal dilakukan di Web service dan semua aplikasi yang terinstall secara lokal dan mengakses Web service ini pun akan secara otomatis mengikuti perubahan ini. Teknologi Web service ini sangat cocok untuk diterapkan pada aplikasi mobile dimana perangkatnya kebanyakan selalu terkoneksi dengan Internet dan membutuhkan aplikasi-aplikasi yang ringan dalam sisi instalasi lokalnya.

Keamanan pada Web service menjadi sebuah keunikan karena interaksi yang terjadi pada Web service bukan interaksi antara manusia dan program, melainkan merupakan interaksi antara program dan program. Maka keamanan di sini adalah keamanan seperti pengontrolan akses, autentikasi, keamanan data, dan privasi. Skema keamanan yang paling umum akhir-akhir ini adalah SSL (Secure Sockets Layer), tetapi ketika diterapkan pada teknologi Web service maka akan muncul banyak keterbatasan dari SSL. Maka dari itu teknologi Web service sudah mulai bergerak menuju skema keamanan yang XML-based. Seperti XML Encryption, XKMS (XML Key Management Specification), SAML (Secure Assertion Markup Language), WS-Security (Web Services Security), atau ebXML Message Service.

Comments
10 Responses to “Apa itu Web Service”
  1. Dani Taufani mengatakan:

    miss REST?

  2. postingnya menarik mas bro…makasih y buat infonya……

  3. Jóni ThéKillér mengatakan:

    share dong yang,… punya tutor nya ,… buat di webMethods,. ??/

  4. icha mengatakan:

    Makasihhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh dahh !

  5. Anggraini mengatakan:

    Terima kasih banyaaaakkkk

We need your comment here. Please leave it below.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: