Manajemen Proses pada Sistem Operasi

Beberapa saat setelah ada tugas mata kuliah sistem operasi yaitu membuat rangkuman tentang manajemen proses pada sistem operasi, pasti banyak blog dari anak ilmu komputer C 08 UPI langsung terperbaharui dengan posting tentang manajemen proses pada sistem operasi. Saya pun serupa, langsung saya perbaharui blog saya dengan hasil tugas rangkuman versi saya. Enjoy! J

Prosesor mengeksekusi program-program pada komputer. Prosesor adalah komponen berupa chip dalam sistem komputer yang tugasnya menjalankan instruksi-instruksi program komputer.

Program adalah sederetan instruksi yang diperintahkan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang yang merangkai rangkaian eksekusinya.

Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memori dan dieksekusi oleh prosesor. Sehingga sangat menghemat pemakaian memori.

Sistem dewasa ini dapat menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada satuan waktu yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan. Maka digunakanlah manajemen proses.

Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block). PCB berisikan banyak bagian dari informasi yang berhubungan dengan sebuah proses yang spesifik. PCB hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang dapat bervariasi dari proses yang satu dengan yang lain. Bagian dari PCB yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya .

Suatu proses yang dieksekusi memiliki kemungkinan lima status yaitu:

  • Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya.
  • Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor.
  • Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas.

    Terdapat dua status tambahan, yaitu saat pembentukan dan terminasi:

  • New. Status yang dimiliki pada saat proses baru saja dibuat.
  • Terminated. Status yang dimiliki pada saat proses telah selesai dieksekusi.

Sebenarnya mungkin saja pada tiap-tiap sistem operasi memiliki klasifikasi status-status proses yang berbeda, namun pada umumnya adalah seperti yang disebutkan di atas.

We need your comment here. Please leave it below.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: