Review Mac OS X 10.7 Lion
Beberapa hari yang lalu, saya baru mengupgrade Mac OS di MacBook Pro saya dari Mac OS X 10.6 Snow Leopard menjadi Mac OS X 10.7 Lion. Agak terlambat memang karena permasalahan dalam cara purchasing Mac OS X Lion ini yang menuntut kita menuju cara baru membeli OS, yaitu bukan melalui membeli DVD bootablenya namun dengan membeli OS tersebut di App Store dan mendownloadnya dari App Store. Keren memang, walau belum terlalu cocok dengan masyarakat Indonesia yang masih jarang yang memiliki kartu kredit dan bandwith layak untuk mendownload aplikasi seukuran OS yang bergiga-giga.
Jika kita mengupdate Mac OS X kita menjadi Mac OS X Lion, itu tidak akan menghapus aplikasi-aplikasi dan pengaturan-pengaturan yang telah kita install.
Banyak perubahan yang terlihat pada Mac OS X Lion ini dibanding dengan Mac OS X sebelumnya. Berikut tampilan desktopnya:
Menurut Apple ada lebih dari 250 fitur baru yang dapat ditemukan di Mac OS X Lion ini, walau saya tidak sampai menghitung, tapi menurut saya memang banyak fitur baru yang saya temukan di Mac OS X terbaru ini, dimulai dari multi touch gesture pada Trackpad yang serba baru yang memberikan kita cara baru untuk berinteraksi dengan Mac kita, juga ada fitur Launchpad, Full Screen Apps, Mission Control, Resume, Auto Save, Versions, Air Drop, Character Viewer yang diimprovisasi, juga ditambah dengan banyak perubahan pada aplikasi-aplikasi bawaan seperti iCal, iChat, Mail, Preview, Safari, dan Address Book. Di sini saya ingin mengupas satu-satu fitur-fitur yang baru di Lion:
1. Finder yang Baru, scrolling yang membutuhkan penyesuaian ulang otak kita.
Lalu aktivitas scrolling yang diimprovisasi. Kini scrolling di Mac menjadi mirip dengan scrolling di iOS, dengan tidak adanya scroll bar dan arah gesture scrolling di trackpad yang dibalik menjadi mirip dengan di iOS, itu artinya kita menscroll ke bawah dengan cara menggerakan gesture di trackpad ke atas. Lumayan membutuhkan penyesuaian pada otak kita.
2. Launchpad, menyuguhkan daftar aplikasi dengan gaya iOS.
Cara kita membuka aplikasi dirubah di Lion, kini kita diberikan Launchpad, serasa membuka aplikasi di iOS.
3. Full Screen Apps, bekerja dengan banyak aplikasi menjadi lebih mudah.
Sekarang di beberapa aplikasi ada yang mendukung Full Screen sehingga pada aplikasi itu akan muncul tombol untuk berpindah ke mode full screen di sudut kanan atas. Jika diklik maka aplikasi tersebut akan menjadi full screen dan berpindah ke layar sebelah kanannya. Untuk berpindah antar layar tinggal menggunakan gesture swipe kiri atau kanan menggunakan tiga jari pada trackpad. Sangat mudah, smooth, dan keren.
4. Mission Control, satu gesture untuk melihat semua aplikasi yang berjalan.
Dengan melakukan gesture wipe tiga jari kita ke atas pada trackpad, kita akan disuguhkan Mission Control. Kita tahu pada OS Windows 7, salah satu keunggulannya adalah pengelompokkan aplikasi-aplikasi yang sedang berjalan pada taskbar sehingga kita mudah mengakses semua aplikasi-aplikasi dan berpindah antar aplikasi tersebut. Menurut saya dengan Mission Control ini, Apple menjawabnya. Kita bisa menemukan dan berpindah-pindah antar aplikasi baik yang di desktop atau yang sedang dalam mode Full Screen dengan mudah menggunakan Mission Control ini. Kita juga dapat menambahkan desktop-desktop baru dengan mudah menggunakan Mission Control ini. Keren.
5. Auto Save dan Versions, tak ada lagi cerita kita salah menyimpan atau lupa menyimpan.
Kini, kita tidak perlu lagi menyimpan apa-apa yang sedang kita kerjakan. Lion otomatis menyimpan setiap versi dari pekerjaan yang sedang Anda kerjakan. Lion juga dengan pintarnya tahu jika kita hanya sedang melihat suatu dokumen sehingga jika tak sengaja kita rubah, maka Lion akan mengingatkan kita bahwa dokumen itu sedang dikunci dan dapat kita lepas kuncinya jika memang ingin kita rubah. Semua versi dari pekerjaan kita dapat kita lihat menggunakan fitur Versions.
Selain itu juga ada fitur Resume yang membolehkan kita untuk mematikan Mac kita sesuka hati kita, tak perlu cemas belum menutup beberapa aplikasi, ketika kita nyalakan Mac kita, akan otomatis kembali ke kondisi saat kita matikan.
Lalu iCal sekarang yang menjadi lebih keren dan mendukung fitur Full Screen Apps.
Lalu iChat yang sekarang mendukung juga akun Yahoo untuk digunakan di iChat. Lalu Mail pada Lion yang membuat saya berhenti menggunakan Outlook karena Mail pada Lion lebih simpel dan sudah memadai. Safari juga pada Lion lebih diimprovisasi karena terdapat gesture-gesture baru dan pada beberapa tempat terjadi perubahan.
Address Book juga diperbaharui di Lion:
Contoh lengkap gesture multitouch trackpad pada Mac OS X Lion bisa dilihat di http://www.apple.com/macosx/whats-new/
Sebenarnya ada fitur yang menurut saya penting namun hilang di Mac OS X Lion, yaitu biasanya kita bisa bernavigasi forward dan back pada Finder menggunakan gesture swipe tiga jari namun fitur ini dihilangkan pada Lion karena gesture swipe tiga jari adalah berpindah desktop atau Full Screen Apps. Namun sebenarnya fitur ini bisa diaktifkan kembali melalui System Preferences, namun saya lebih memilih membiasakan diri menggunakan fitur default dari Lion. Memang agak aneh ketika pada Snow Leopard saya bisa bernavigasi cepat forward dan back di Finder menggunakan trackpad, kini saya harus terlebih dulu menuju tombol forward dan back pada Finder untuk melakukan hal tersebut.
Sekian review dari saya, akan saya perbaharui sejalan dengan waktu dan bertambahnya pengalaman saya menggunakan Mac OS X Lion ini. Kesimpulan saya, Mac OS X 10.7 Lion lebih baik dari Mac OS X 10.6 Snow Leopard yang saya gunakan sebelumnya. Sistem operasi yang paling sempurna yang pernah saya pakai. Sangat sepadan dengan harga $29.99 yang harus dikeluarkan untuk membeli sistem operasi ini.
Silahkan juga untuk pembaca jika ada yang ingin berbagi pengalaman menggunakan Mac OS X 10.7 Lion ini silahkan memanfaatkan fitur komentar di bawah.























Gue masih rada aneh mendapati elu yang Microsoft ambassador tapi pake Apple XD
Anyway, gue juga ngulas tentang Lion di blog: http://fikrirasyid.com/ulasan-os-x-lion/ . Intinya sih jadi lebih “iOS” ya
Hahahahhahaa..
Dan gw akui sekarang gw adalah seorang Microsoft Student Partners yang mengakui bahwa Mac OS X Lion adalah The World’s Most Advanced Operating System.
Eh, gw kmaren-kemaren berkesempatan bertemu dan ngobrol lama dengan seorang bapak-bapak pelopor Apple Reseller Store di Bandung. Beliau sudah pake Mac dari 1980-an, dan sudah pakai Mac OS sejak Mac OS 6.. Hohoho. Such of a quite valuable experience.
wah bro bagus review nya gw jadi tertarik sama ni OS soal nya kmren juga dah ditawarin sama ni OS
oh iya kayanya gw masih pake yg snow leopard cara tau kita make OS apa di mac gmna ya ?
thx bls via email ya
Emang OS ini bagus banget.

Cara biar tau kita pake OS apa di Mac kita tinggal klik logo Apple di sudut kiri atas, terus pilih About This Mac. Nanti terlihat versi dari Mac OS X kita, kalau 10.7.x itu Mac OS X Lion, kalau Snow Leopard itu versinya 10.6.x.
Salinan dari komentar ini sudah saya kirim ke e-mail Anda.
Reblogged this on omguguh and commented:
bagus buat di follow nih : ruangchupa.wordpress.com tulisan2nya renyah dan enak untuk dicerna, informasinya lengkap……… saluuuut to muhammad yusuf
Terimakasih banyak. Have a nice day.
memang kalo terbiasa dengan snow leopard ada perubahan gesture apalagi gesture scrooling yang berubah itu, sedikit aneh.. saya masih pake snow leopard, dan belum memutuskan mengupgradenya, saya coba Lion kok jadi agak lebih lambat.
Finder yang tidak mendukuk fitur “cubit” dan swipe. Tapi apa ke2 fitur dapat diaktifkan lagi melalui system pref??
Salah satu yang saya inginkan adalah Mail yang baru itu..